Panggilan Hidup

July 16, 2009 at | In Hand Writing | No Comments

Melakukan sesuatu yang kita sukai merupakan suatu hal yang menyenangkan. Hidup kita akan terasa enak apabila kita selalu malakukan hal-hal yang kita sukai. Tetapi ada hal-hal tertentu yang seringkali membuat kita tidak nyaman dalam mengerjakannya.

Seperti kisah seorang nabi bernama Yunus, yang diminta Tuhan pergi ke Niniwe untuk menyerukan agar orang-orang di sana bertobat. Memang tugas seorang nabi adalah menyerukan suara Tuhan. Tetapi saat itu Yunus menolaknya, dia tidak mau melihat Allah mengasihi orang Niniwe, karena orang Niniwe telah berbuat hal yang jahat kepada orang Israel. Tetapi Allah tetap memaksa Yunus untuk melakukannya. Dan akhirnya Yunus pun melakukannya.

Kemanapun kita pergi, Allah tetap menuntun kita untuk kita tetap ada dalam jalan yang telah ditentukannya. Dia telah menentukan jalan yang benar untuk hidup setiap kita. Kita tidak dapat lari dari panggilan Allah. Kita tidak dapat lari dari panggilan hidup kita.

Bagaimana cara kita tahu panggilan hidup kita? Kuncinya hanya satu, yaitu kita harus selalu dekat dengan Pencipta kita, karena Dia yang menciptakan kita, Dia yang akan menunjukkan kemana kita harus melangkah.

So, tetaplah setia dalam panggilan itu, walau seringkali kita ragu dan menghadapi situasi yang tidak nyaman.

Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Efesus 2:10

No Comments yet »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

XHTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

Powered by WordPress with Pool theme design by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds. Valid XHTML and CSS. ^Top^